Kaplongan, 24 April 2026
Di era digital yang serba cepat ini, kebiasaan “scroll” media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan pelajar. Menyadari hal tersebut, SMP NU Darul Ma’arif Kaplongan mengangkat tema literasi “Scroll Boleh, Tapi Jangan Lupa Baca” sebagai bentuk ajakan untuk tetap menjaga budaya membaca di tengah derasnya arus informasi digital.

Fenomena Scroll Tanpa Batas
Kemajuan teknologi membawa kemudahan dalam mengakses berbagai informasi hanya melalui genggaman tangan. Namun, kebiasaan scrolling tanpa arah sering kali membuat waktu terbuang tanpa mendapatkan manfaat yang berarti.
Banyak siswa yang menghabiskan waktu berjam-jam di media sosial, tetapi minim dalam membaca buku atau sumber pengetahuan yang lebih mendalam. Hal ini menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan saat ini.

Membaca sebagai Kunci Pengetahuan
Membaca merupakan jendela dunia. Dengan membaca, siswa dapat memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta memperkaya kosakata.
Melalui kegiatan literasi ini, siswa diajak untuk menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan kebiasaan membaca. Tidak harus selalu buku cetak, membaca artikel edukatif, e-book, maupun berita positif juga merupakan bagian dari literasi.
