
Kaplongan – Senin (6/10/2025), SMP NU Darul Ma’arif dan SMA NU Kaplongan melaksanakan upacara bendera gabungan yang bertempat di lapangan utama Pondok Pesantren Darul Ma’arif Kaplongan. Seluruh santri dan santriwati hadir sejak pagi dengan penuh semangat, membentuk barisan rapi, dan mengikuti jalannya upacara dengan khidmat.
Pada kesempatan ini, petugas upacara dipercayakan kepada IPNU dan IPPNU Darul Ma’arif. Mereka bertugas mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera, pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, hingga doa. Semua rangkaian upacara berjalan tertib dan lancar, menunjukkan kesiapan serta kedisiplinan kader muda NU.
Amanat Ustadzah Nurul Ngatik: Waktu Adalah Nikmat yang Tak Tergantikan
Bertindak sebagai pembina upacara yaitu Ustadzah Nurul Ngatik, selaku pengasuhan Pondok Pesantren Darul Ma’arif. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya menghargai waktu sebagai nikmat Allah yang sangat berharga.
“Waktu adalah amanah dari Allah yang tidak akan pernah kembali. Satu detik yang terbuang sia-sia tidak dapat diganti dengan apapun. Karena itu, gunakanlah waktu sebaik-baiknya untuk belajar, beribadah, dan berbuat kebaikan,” ungkap beliau di hadapan seluruh santri dan santriwati.
Beliau juga mengutip QS. Al-‘Ashr ayat 1–3:
“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.”
Ayat tersebut menjadi pengingat agar para santri dan santriwati membiasakan diri disiplin, tidak menunda pekerjaan, serta senantiasa mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat.
Suasana Upacara Penuh Kebersamaan
Upacara berlangsung dengan penuh khidmat. Lapangan utama Pondok Pesantren Darul Ma’arif dipenuhi oleh santri dan santriwati SMP dan SMA, dewan guru, serta pengurus organisasi. Para santri dan santriwati menunjukkan sikap disiplin, hormat, dan serius selama rangkaian upacara berlangsung.
Kehadiran pengurus IPNU-IPPNU sebagai petugas menambah semangat tersendiri. Mereka berhasil melaksanakan tugas dengan baik, sekaligus menunjukkan peran aktif generasi muda NU dalam kegiatan sekolah dan pesantren.
Makna dan Harapan dari Upacara Gabungan
Selain sebagai wujud penghormatan kepada bendera merah putih, upacara gabungan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter. Pesan tentang pentingnya waktu diharapkan mampu memotivasi seluruh santri dan santriwati agar lebih disiplin, rajin belajar, dan pandai mengatur waktu sehari-hari.
Kegiatan ini juga mempererat ukhuwah antara SMP NU Darul Ma’arif dan SMA NU Kaplongan, serta semakin menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan santri dan santriwati.
Upacara ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh civitas akademika diberi keberkahan waktu, kesehatan, serta kelancaran dalam menuntut ilmu.
